Bupati Ikuti Teleconference Bersama Gubernur Jatim beserta 38 Kepala Daerah se Jatim

 

Bupati Madiun, Ahmad Dawami, bersama jajaran OPD Pemkab Madiun mengikuti rapat melalui teleconference membahas perkembangan virus Corona (Covid-19) yang dipimpin Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (27/3). Rapat tersebut serentak diikuti oleh pimpinan 38 kota/kabupaten se-Jawa Timur.

Gubernur menyampaikan sejumlah himbauan dalam upaya menekan penularan wabah Corona. Diantaranya agar masyarakat tidak melaksanakan mudik lebaran, ziarah kubur, dan Salat Jumat diganti dengan salat dhuhur di rumah saja.

Gubernur juga menyampaikan sejumlah kebijakan dari pemerintah pusat untuk menstabilkan ekonomi akibat dampak dari Covid-19. “Fokus dari rapat ini adalah penanganan Covid-19, yang perkembanganya sangat luar biasa. Dampak Covid-19 pada kehidupan masyarakat juga luar biasa, hehingga ada kebijakan dari pusat dan provinsi yang harus dilaksanakan. Kebijakan tersebut antara lain petunjuk penggeseran mata anggaran yang tentunya bisa diarahkan untuk penanganan Covid-19. Termasuk penggunaan Dana Desa (DD) bisa dilakukan perubahan penggunaanya untuk penanganan Covid-19.Dalam kesempatan ini pula disampaikan konsep Pengaman Jaring Sosial yang harus dilaksanakan oleh seluruh kepala daerah di Jawa Timur.

Setelah rapat dengan Gubernur, Bupati menggelar rapat sebagai tindak lanjut. Bupati menyampaikan bahwa transfer tahap 2 Dana Desa agar disegaran, mungkin nanti ada pergeseran untuk memenuhi kebutuhan dalam mengani pencegahan atau dampak dari Covid-19.

Untuk perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Madiun, beliau menugaskan Dinas Kesehatan agar segera mengecek perusahaan tersebut apakah sudah menyediakan standar pencegahan covid-19. Agar di dalam perusahaan tersebut tidak terjadi penularan pada karyawannya.

Dalam waktu dekat Bupati akan membuat interuksi tentang jam waktu buka dan tutup pasar untuk mengurangi penyebaran Covid-19, akan tetapi beliau akan memberikan keringanan kepada pedagang sehingga tidak merasa keberatan. Tak hanya pedagang, beliau juga mengintruksikan pimpinan OPD untuk membuat rancangan kebijakan agar kalangan mengah kebawah agar tetap tenang dalam menggadapi bencana ini, sehingga mereka tetap dirumah dan mematuhi anjuran pemerintah.(don-ols)