Bupati Madiun Kumpulkan 2038 Tenaga Honorer lingkup Dinas Pendidikan

Bupati Madiun H. Ahmad Dawami berinisiatif mengumpulkan tenaga honorer dari dinas pendidikan Kabupaten Madiun, senin (15/11) di pendopo ronggo djoemeno. Beliau bermaksud ingin mengetahui apa yang tenaga honorer alami dan keluhannya apa sehingga kedepan akan menjadikan pijakan beliau untuk membuat sebuah kebijakan. Dan akhirnya pada pertemuan ini, sebanyak 2038 tenaga honorer bertemu langsung orang nomor satu di kabupaten madiun sehingga apa yang menjadi keluhan para tenaga honorer dapat tersampaikan langsung kepada Bupati.

Perlu diketahui bahwa anggaran untuk dunia pendidikan terus naik, sehingga dalam hal ini untuk meningkatkan kualitas dan kerjasama di dunia pendidikan Bupati ingin tahu apa yang masih menjadi permasalahan tenaga honorer. Tenaga honorer masih banyak yang menanyakan tentang nasib kepastian mereka untuk menjadi ASN tetap di Pemkab Madiun, namun keputusan tersebut tergantung dari kebijakan pemerintah pusat.

Selain permasalahan diatas, Bupati mengatakan Bahwa anggaran untuk dunia pendidikan sudah naek terus, lha ini harus tepat sasaran. bahwa Ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu lembaga, keluarga dan faktor eksternal lainnya. Berbicara lembaga ini berbicara infrasutruktur dan para pelaku dunia pendidikan (guru, operator dan lain sebagainya). Saya berharap tidak ada kendala di kesejahteraan mereka, terangnya.

Sebenarnya tidak perlu ada yang dipertanyakan untuk dunia pendidikan, nyatanya anggaran pendidikan dari APBD yang sebelumnya 11% dan sekarang berubah menjadi 26%. Dan ini masih perlu diperhatikan di titik tertentu masih kita lakukan untuk kesuksesan pendidikan, dan dari sisi lingkungan kita mensuport dari desa yaitu dari ADD ada prioritas untuk pendidikan. Saya berani mahal untuk SDM masyarakat dan SDM birokrasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

12 − 7 =